Inilah intrik jemaah untuk mengetahui ketidakmunculan rabbinya setiap minggu pada malam sabat. Mereka menyangka bahwa rabbi sedang mengadakan pertemuan dengan Yang Mahakuasa secara sembunyi-sembunyi, sehingga mereka menugaskan salah seorang dari mereka untuk mengikutinya.
Inilah yang dilihat petugas itu: sang rabbi menyamar dengan pakaian petani dan melayani seorang wanita kafir yang lumpuh di rumahnya, membersihkan kamar dan menyiapkan makanan untuknya di hari sabat.
Ketika mata-mata itu kembali, jemaah bertanya, "Ke mana rabbi pergi? Apakah dia naik ke surga?"
"Tidak," jawab orang itu, "Ia pergi bahkan lebih tinggi."
Anthony De Mello SJ
Cari Blog Ini
Jumat, 11 November 2011
Rabi Yang Melayani Sembunyi-sembunyi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar