Benak para murid dipenuhi macam-macam pertanyaan
tentang Tuhan
Kata Sang Guru:
'Tuhan adalah yang-Tak-dikenal, bahkan
Yang-Tidak-dapat-dikenal.
Setiap pernyataan tentang Dia,
seperti pula setiap jawaban
terhadap pertanyaanmu, hanyalah
mengacaukan Kebenaran'.
Para murid bingung.
'Lalu mengapa anda masih juga berbicara tentang Dia?'
'Mengapa burung berkicau?'
tangkis sang Guru.
Burung berkicau bukan karena ia ingin menyatakan sesuatu.
Ia berkicau karena ia ingin berkicau.
Kata-kata cendikiawan haruslah bisa dipahami.
Kata-kata sang Guru tidak untuk dipahami, melainkan untuk didengarkan
seperti orang mendengarkan desir angin di pohon,
gemercik air di sungai dan kicauan burung.
Semua ini akan membangkitkan sesuatu dalam hati,
yang melampaui segala pemahaman.
Anthony De Mello SJ
Cari Blog Ini
Rabu, 09 November 2011
Kicauan Burung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar